X

Please chat/contact with one of the following whatsapp number below :

 Linia Huang
Marketing Head Office
 Linisa
Marketing Head Office
 Della
Marketing Head Office
 Jessica
CS Head Office
 Hendro
Marketing Branch Office
 Rini
Marketing Branch Office
 A Saefulloh
Marketing Branch Office

Details

Elektronik China Banjiri RI, Pengusaha Lokal Kritisi Aturan Lartas Impor

Tgl Publish : 19-11-2025 10:25:44

JAKARTA — Impor elektronik rumah tangga dari China masih terus membanjiri pasar domestik hingga menekan industri lokal. Padahal, pemerintah telah melakukan revisi aturan relaksasi impor yang sebelumnya dikeluhkan pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 8/2024 tentang Pengaturan Kebijakan Impor.  Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), impor produk dengan kode HS 8509 seperti blender, vacum cleaner, hingga kitchen waste disposer terus mengalami peningkatan.  Pada Januari-September 2023, impor produk tersebut hanya mencapai US$35 juta dari China. Pada periode yang sama tahun berikutnya, nilai impor naik 5% hingga mencapai US$37,1 juta. Tahun ini, hingga September 2025, impor produk tersebut naik 15,5% (yoy) menjadi US$42,9 juta.  Di sisi lain, impor produk HS 8516 yang mencakup teko elektrik, rice cooker, dispenser, hingga microwave juga terus meningkat di tengah kemampuan produksi pabrikan lokal.Pada Januari-September 2025, impor produk HS 8516 dari China mencapai US$46,72 juta dengan volume 8,17 juta kg atau naik 4,56% dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$44,68 juta dengan volume 7,8 juta kg.  Hal ini yang menjadi keresahan bagi produsen lokal. Gabungan Pengusaha Elektronik Alat Rumah Tangga (Gabel) menilai aturan relaksasi impor Permendag No. 8/2024 yang telah diubah menjadi Permendag No. 16/2025 belum memberikan dampak signifikan. Sekjen Gabel Daniel Suhardiman mengatakan, pihaknya mengaku kewalahan dan sulit untuk bersaing dengan produk-produk China yang masuk ke pasar domestik. Untuk itu, dibutuhkan keterlibatan pemerintah dalam mengatasinya.  "Kami tidak akan bisa bersaing dengan China tanpa campur tangan pemerintah, ini penting sekali karena skala ekonomi China ini sudah jauh melampaui Indonesia," ujar Daniel, dikutip Selasa (18/11/2025).  Menurut Daniel, revisi aturan larangan dan pembatasan yang baru tertuang dalam Permendag No. 16/2025 belum mencakup produk-produk industri alat elektronika dan alat listrik rumah tangga.  Aturan tersebut baru melindungi importasi tekstil dan produk tekstil dengan menambahkan larangan terbatas (lartas) lewat persyaratan impor dengan mekanisme pertimbangan teknis (pertek) dari kementerian teknis.  "Baru tekstil yang mendapatkan perlindungan untuk industri dalam negeri," imbuhnya.  Untuk itu, Daniel menegaskan bahwa pihaknya berharap agar impor produk elektronik juga mendapatkan perlindungan berupa lartas serupa dengan tekstil.  Dia tak memungkiri bahwa China memiliki skala ekonomi dan produksi yang besar. Misalnya, untuk produk AC atau pendingin udara, permintaan pasar di China mencapai 30 juta setahun, sedangkan Indonesia hanya 2,3 juta. Dalam hal ini, China mampu memproduksi kompresor AC dengan produksi 100 juta unit.  Alhasil, dengan kondisi tersebut China unggul dari segi harga karena produksi yang luas. Daniel menyebut, harga produk China 25% lebih murah dibandingkan produk Indonesia.  "Ini yang menyebabkan pada akhirnya industri elektronik rumah tangga kapasitas terpasang yang baru bisa kami utilisasi di bawah 50%, jadi sayang sekali," tuturnya. https://ekonomi.bisnis.com/read/20251118/257/1929802/elektronik-china-banjiri-ri-pengusaha-lokal-kritisi-aturan-lartas-impor#goog_rewarded

13+ years experience

2 Offices

Experienced Professionals

7 Warehouses

Quick Response

Please contact or chat with one of the following whatsapp number

Main Office (Jakarta)

62-822-9923-0982 (Ms.Linia Huang - Marketing)

62-818-0603-0735 (Ms.Linisa - Marketing)

62-878-9690-4040 (Ms.Della - Marketing)

62-8212-2788-853 (Ms.Jessica - Customer Service By Sea)


Branch Office (Bandung)

62-812-2226-8330 (Mr.Hendro - Marketing)

62-821-1787-6400 (Ms.Rini - Marketing)

62-813-2159-1399 (Mr.A Saefulloh - Marketing)

Stay connected with us

clslogistic

facebook/clslogistic